Showing posts with label Nasyid. Show all posts
Showing posts with label Nasyid. Show all posts

Thursday, September 6, 2012

Langgam Kenangan

  Tiba-tiba pengen posting tentang nasyid lawas dari Suara Persaudaraan.
Nasyid yang kami (tim nasyid Alfi Zahr) tampilkan ketika kajian tentang 'cinta' kala itu.
Nasyid yang 'jawa' banget. Iramanya seperti 'nembang'.

Judulnya "Langgam Kenangan"

Duhai kawan aku punya cerita
Kisah tentang dua anak manusia
Yang terhunjam sebatang panah asmara
Kemudian mendapat hidayah Rabbnya

Keduanya kini harus memilih
Antara sahabat dan Rabbnya terkasih
Sahabat lama pun kini ditinggalkan
Cinta suci hanyalah milik Tuhan

Aduh segere banyune ing sendang
Ilang susahe wes mari rak mriyang
Banyune bening
Nyenyeger ati
Uge rak lali mring Allah kang suci

Allah... Allah... Allah...
Allah... Alllah... Allah...

Allah, Allah, Allah ghayatuna
Muhammad qudwatunna
Alqur'an dusturuna
Jihad, jihad, jihad sabiluna
Almautu fi sabilillah asma amanina

Allah, Allah, tujuan hidup kami
Muhammad tauladan kami
Alqur'an penuntun kami
Jihad, jihad, jihad jalan kami
Syahid di jalan Allah cita kami tertinggi

Allah adalah muara segala cinta.
Kepada siapa atau apa pun cnta kita labuhkan, tak akan ada artinya jika tidak ada Allah disana.
Tidak tahukah engkau bahwa Ia Maha Pencemburu?

Maka tanyakanlah apakah cinta yang sedang bersemayam dalam diri kita, sudahkah atas seijin Sang Pemilik sejatinya?
Pantaskah yang selain Dia mendapatkan perhatian lebih melebihi cinta kita kepadaNya, RasulNya, Alqur'an, da'wah dan jihad dijalanNya?
Apalagi ia yang belum tentu dipilihkan untuk kita?

Wallahu a'lam bisshowab...

Thursday, August 30, 2012

Lagu yang membuatku menangis

Ada lagu yang kalo anda dengar tiba-tiba air mata anda mengalir?

Lagu/nasyid ini membuat saya menangis sejak pertama kali saya mendengarnya.
Begitu menyentuh hati saya...

"Mengemis Kasih"-nya Raihan

Tuhan dulu pernah aku menagih simpati
kepada manusia yang alpa jua buta
lalu terheretlah aku di lorong gelisah
luka hati yang berdarah kian hari kian parah
Semalam sudah sampai  ke penghujungnya
kisah seribu duka kuharap jua berlalu
Tak ingin lagi kuulangi kembali
kisah duka yang mengiris hati
Tuhan, dosaku menggunung tinggi
tapi rahmat-Mu melangit luas
Harga selautan syukurku
tidaklah setitik ni'mat-Mu di bumi
Tuhan, meskip taubat sering ku mungkir
namun pengampunan-Mu tak pernah bertepi
Allah, selangkah ku rapat pada-Mu
Seribu langkah Kau rapat padaku
Allah...